Print this page

Workshop Pengembangan Desain Modul Pendidikan Toleransi, HAM dan Perdamaian di Pesantren untuk wilayah Jawa Tengah diselenggarakan di Hotel Pandanaran Semarang selama tiga hari, 22-24 Mei 2015. Workshop yang merupakan salah satu program CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Konrad Adenauer Stiftung dan Uni Eropa ini diikuti oleh 30 guru pesantren dari daerah Jawa Tengah.

Kegiatan workshop ini diisi oleh beberapa pemateri yang pakar di bidangnya, seperti Junaidi Simun, Peneliti PFP; Haryani Saptaningtyas, Peneliti Percik Salatiga; Dr. Rahayu Effendi, Universitas Diponegoro; Irfan Abubakar, Direktur CSRC UIN Jakarta;  Dr. Muhammad Hanif, M.Hum., Direktur Pesantren Edi Mancoro; dan Dr. Abu Hafsin, Ketua PW NU Jawa Tengah.

Materi dalam workshop ini disampaikan dalam tiga sessi acara. Sessi pertama diisi oleh peneliti dari PFP dan Percik Salatiga yang menyampaikan tentang Hasil Penelitian Pemetaan Konflik di Jawa. "Berdasarkan hasil penelitian, Mayoritas pondok pesantren di 5 provinsi di pulau Jawa tidak ingin terlibat langsung dalam persoalan-persoalan sosial seperti konflik karena lebih fokus pada bidang pendidikan di dalam pesantren, intinya kebanyakan pesantren tersebut cenderung bersikap netral terhadap konflik-konflik yang terjadi", tutur Junaidi Simun dalam presentasinya.

Sessi berikutnya, membahas materi tentang HAM dalam Perspektif Hukum Nasional dan Islam. Dalam sessi inilah pembahasan mengenai HAM dikupas secara tuntas baik dalam perspektif hukum Nasional maupun Islam. Dari pemaparan para pemateri dapat disimpulkan bahwa terdapat titik temu antara HAM dan Islam yaitu “Islam dan HAM HAM sama-sama menghargai nilai-nilai kebebasan, martabat, kesetaraan, keadilan,  damai, hukum, dan kesejahteraan,” begitulah yang dituturkan oleh Irfan Abubakar, Direktur CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sessi ketiga membahas mengenai Peran Pesantren dalam Mempromosikan HAM dan Penyelesaian Konflik Secara Damai. Materi ini disampaikan langsung oleh para Tokoh yang memang berkecimpung di dunia Pesantren, seperti Dr. Muhammad Hanif, M.Hum yang merupakan Direktur Pesantren Edi Mancoro dan Ketua PW NU Jawa Tengah, Dr. Abu Hafsin.

Dengan diselenggarakannya Workshop yang bertujuan mendiskusikan desain modul Pendidikan Perdamaian berperspektif HAM dan Islam secara mendalam ini, diharapkan pendidikan perdamaian akan tersosialisasikan kepada masyarakat dimana Pesantren sebagai salah satu agen yang berperan langsung di dalamnya.

 

 

  • 0 comment
  • Read 847 times
  • Tagged under

Related items

Login to post comments