Pesantrenforpeace.com – Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS) didukung oleh Uni Eropa telah berhasil menyelenggarakan rangkaian workshop di 5 kota (Bandung, Surabaya, Jabodetabek, Salatiga, dan Yogyakarta). Workshop ini mengusung tema “Penguatan Kapasitas Manajerial dan Jaringan Pesantren dalam Promosi HAM dan Penyelesaian Konflik Secara Damai”.

Total peserta yang terlibat dalam workshop ini yaitu 150 peserta dengan rincian 30 peserta di setiap kota. Para peserta ini merupakan ustadz/ustadzah pengurus di pesantren masing-masing dengan kisaran usia 22-35 tahun.

Workshop untuk wilayah Jabodetabek diselenggarakan di Hotel GG House Puncak, Bogor pada tanggal 21-22 Maret 2017. Sama seperti Workshop Bandung, workshop ini  juga menghadirkan Ahsan Jamet Hamidi untuk sesi pengembangan jaringan dan strategi komunikasi dan Dr. KH. Tatang Astarudin, M.Si untuk sesi Studi kasus manajemen berjejaring dan komunikasi oleh pesantren serta Irfan Abubakar untuk sesi terakhir. Moderator untuk setiap sesinya yaitu Sholehuddin A. Aziz, Muhammad Arsan dan M. Afthon Lubbi Nuriz.

Demikianlah, workshop Manajemen Pesantren ini mengkombinasikan dua pendekatan, yaitu sesi penyampaian materi yang akan disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidang manajerial, komunikasi dan manajemen berjejaring serta memiliki wawasan manajerial pesantren; dan sesi diskusi kelompok, dimana setiap peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk mendiskusikan kasus yang berkaitan dengan komunikasi dan manajemen berjejaring ala pesantren.  Hal-hal yang akan didiskusikan dalam Workshop berkaitan dengan problematika pesantren dalam komunikasi dan manajemen berjejaring, di antaranya: leadership pesantren, pengalaman pesantren dalam berjejaring, komitmen pada isu, kapasitas persuasif pimpinan/pengurus pesantren, kapasitas manajerial kegiatan, team work, perencanaan dan pelaporan kegiatan, dan kapasitas dalam menulis. Pada sesi diskusi kelompok, peserta juga mensimulasikan membuat sistem berjejaring. Di akhir sesi, peserta diskusi kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok.[LH]

  • 0 comment
  • Read 158 times
Login to post comments